Kali ini, saya akan membahas tentang perilaku konsumen pada setiapproduk yang mereka pernah coba. Mungkin banyak perbedaan-perbedaan atau kekurangan dan kelebihan disetiap produk. Maka dari itu, saya akan membahas atau membandingkan tentang sebuah restaurant yang biasa dikunjungi oleh kebanyakan orang disetiap daerah. KFC dan AW.
Setiap konsumen yang membeli atau menggunakan produk tertentu pasti memliki pertimbangan akan kebutuhannya. Berikut adalah beberapa kebutuhan konsumen, diantaranya :
1. Kebutuhan fisiologis
2. Kebutuhan rasa aman
3. Kebutuhan untuk merasa memiliki
4. Kebutuhan untuk harga diri
5. Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri.
Adapun Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen, adalah :
a. Faktor Eksternal
Faktor Sosial (grup, family influence,Roles and status)
Faktor Cultural (subculture and social class)
b. Faktor Internal
c. Faktor Psikologi.
Selanjutnya kita akan membahas perbandingan 2 brand dengan jenis produk yang sama. Misal kita ambil 2 restaurant fast food ternama bukan hanya di Indonesia, tapi juga diseluruh dunia.
dan
Dua brand tersebut memang sangat terkenal dan cabangnya tersebar bahkan ke seluruh Indonesia. Orang Indonesia banyak yang menggemari makanan fast food. Mungkin karena menurut mereka praktis karena makanan ini merupakan termasuk makanan cepat saji. Dan biasanya dua brand ini selalu ramai dipenuhi pengunjung. Lalu apa sih kira-kira perbedaan dan persamaan dari KFC dan AW ? Dan inilah pembahasannya.
SEJARAH
KFC (Kentucky Fried Chicken) :
Kentucky Fried Chicken ini didirikan oleh Colonel Harland Sanders (lahir pada 9 September 1890) pada usia enam puluh lima. KFC ® merupakan salah satu bisnis terbesar global industri pelayanan makanan dan secara luas dikenal di seluruh dunia sebagai wajah Colonel Sanders.
Setiap tahun, lebih dari satu miliar chicken dinner KFC ® dilayani menampilkan Colonel’s “finger lickin’ good” special recipe. Saat ini Kolonel telah menyebarkan industrinya untuk lebih dari delapan puluh negara dan teritori di seluruh dunia.
(baca selengkapnya : http://terselubung.blogspot.com/2012/01/sejarah-kfc.html )
AW (All Amreican Food) :
A&W Restaurants adalah jaringan restoran siap saji yang tersebar di seluruh dunia. Waralaba perusahaan ini dikelola oleh Yum! brands. Restoran ini pertama kali dibuka di California pada tahun 1919. Produk yang dijual adalah A&W Root Beer, ayam goreng, burger maupun nugget. Di Indonesia, A&W memiliki lebih dari 200 outlet yang tersebar di kota besar maupun kecil.
(baca selengkapnya : http://id.wikipedia.org/wiki/A%26W_Restaurants )
Menurut saya pribadi, kedua brand ini memiliki produk dengan keunggulannya masing-masing.
Persamaan diantara dua brand ini diantaranya :
1. Memiliki produk utama yang sama, yakni fried chicken atau ayam goreng yang diberi tepung bumbu khusus ala racikan para penciptanya.
2. Memilik varian menu yang beragam, sehingga pengunjung tidak hanya disuguhkan menu ayam goreng saja, seperti minuman, eskrim, kentang goreng, dll.
3. Selalu ada penambahan menu dan berbagai produk baru.
4. Tersebar luas dimana-mana.
5. Sama-sama memiliki kenyamanan pada saat anda sedang bersantai.
Sedangakan beberapa perbedaannya adalah :
Saya tidak tahu dengan jelas seperti apa perbedaan antara KFC dengan AW, dikarenakan saya jarang sekali menginjungi AW. Mungkin yang sangat familiar adalah :
1. Perbedaan harga antar KFC dan AW, menurut saya lebih murah di KFC
2. Rasa dari ayam goreng yang dimasak dengan gumpalan tepung dan resep bumbu rahasia dari masing-masing restoran.
3. Di KFC ada Hotspot atau semacam Wi-Fi yang disediakan untuk para pengunjung, sedangkan di AW tidak ada.
Mungkin itulah sedikit ulasan mengenai perbandingan 2 brand dari jenis produk yang sama. Kebutuhan setiap individu berbeda, sehingga tak ada alasan untuk saya menentukan mana yang lebih baik.
Karena memang setiap produk yang dibuat oleh produsen adalah berdasarkan permintaan dan minat pasar. Jadi, pintar-pintarlah mengatur strategi dalam berbisnis.
Sekian penjelasan dari saya, kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar